8.5 C
New York
Jumat, April 3, 2020
Beranda Wisata Wisata ke Taitung, wilayah bagian Timur Taiwan

Wisata ke Taitung, wilayah bagian Timur Taiwan

Jakarta (ANTARA) – Sepi, adalah kesan pertama saat sampai di Stasiun Taitung, Taiwan.

Untuk ke Kabupaten Taitung yang berada di Timur Taiwan itu, Anda mesti menempuh perjalanan sekitar empat jam dengan menggunakan kereta ekspres atau tujuh jam menggunakan kereta reguler dari Ibu Kota Taiwan, Taipei.

Atau bisa juga menggunakan pesawat dari Taipei dengan perjalanan sekitar 50-60 menit.

Tak banyak orang berlalu-lalang di staisun, suasana riuh terjadi sebentar saat para penumpang turun dari kereta, lalu kembali senyap ketika mereka telah pergi.

Dari stasiun Taitung, butuh sekitar 1,5 jam dengan bus kota atau sekitar 20 menit dengan kendaraan pribadi untuk sampai ke pusat kotanya.

Namun, bus umum tak tersedia setiap saat, pilihan paling praktis untuk menuju pusat kota dan berkeliling Kabupaten Taitung adalah menggunakan kendaraan pribadi.

Jika hanya pergi sendiri atau berdua menyewa motor adalah pilihan paling efektif.

Mencari tempat penyewaan motor tidak sulit, begitu keluar dari stasiun kita dapat menemukan banyak tempat banyak penyewaan motor dengan harga yang bervariasi.

Berkisar 400-500 dolar baru Taiwan (Rp180 ribu – Rp289 ribu saat dikonversikan pada 25 Februari 2020) per hari.

Surat izin mengemudi (SIM) internasional bisa digunakan untuk berkendara di Taitung, namun beberapa tempat penyewaan meminta pengendara untuk memiliki SIM lokal.

Oleh sebab itu pelancong mancanegara perlu pandai mencari tempat penyewaan yang menerima SIM internasional.

Kabupaten Taitung yang dikepung oleh gunung dan pantai memang tergolong daerah pedesaan, kebanyakan pelancong yang datang adalah wisatawan lokal. Tak heran kalau sebagian besar masyarakat di sana tidak bisa berbahasa Inggris.

Jadi bagi para pelancong dari luar Taiwan dapat mempersiapkan alat bantu komunikasi seperti aplikasi penerjemah agar dapat berkomunikasi dengan masyarakat lokal.

Baca juga: Wisata ke Kuil Sensoji Asakusa Tokyo

Baca juga: Napak tilas Tora-san di Shibamata

Baca juga: Tertarik menginap di Kastil tua Jepang? Tarifnya Rp129 juta semalam

Oleh Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments