8.5 C
New York
Minggu, Mei 31, 2020
Beranda Teknologi Internet Akibat Virus Corona, Kedai Kopi Ini Disulap Jadi Studio Dongeng Anak

Akibat Virus Corona, Kedai Kopi Ini Disulap Jadi Studio Dongeng Anak


Suara.com – Penyebaran virus corona (COVID-19) mengharuskan orang-orang di seluruh dunia untuk beraktivitas di dalam rumah. Hal itu juga berdampak pada usaha lokal seperti kedai kopi di Oregon, Amerika Serikat, yang terpaksa harus menutup usahanya sementara waktu, atas kebijakan pemerintah setempat tentang pencegahan pandemi.

Menariknya, kedai kopi bernama So It Goes Coffehouse itu mengubah kedainya menjadi studio dan membacakan cerita pengantar tidur untuk anak-anak melalui daring.

Hal itu dibagikan melalui akun Twitter @Goodable pada 17 Maret, dengan mengunggah video berdurasi 45 detik yang merekam seorang lelaki yang mengenakan pakaian santai dan berjanggut lebat. Penampilannya sekilas tampak seperti seorang bajak laut.

Lelaki itu memegang sebuah buku berjudul Life Doesn’t Frighten Me karya Maya Angelou dan mulai membacakan judulnya dengan sangat ekspresif. Tak hanya itu, ia juga seolah-olah dapat berinteraksi dengan penontonnya dengan menanyakan pertanyaan.

“Sebuah kedai kopi lokal di Oregon diperintahkan untuk ditutup, sebagai bagian dari tanggapan pemerintah terhadap virus Corona. Jadi mereka mengubah toko menjadi studio, dan mulai membacakan cerita sebelum tidur untuk anak-anak secara online. Buku pertama adalah ‘Life Doesn’t Frighten Me’ oleh Maya Angelou,” tulis akun @Goodable pada kolom keterangan.

Kedai kopi yang disulap jadi tempat baca dongeng anak. [Twitter]
Kedai kopi yang disulap jadi tempat baca dongeng anak. [Twitter]

Kedai kopi tersebut juga mengunggah video dalam versi yang lebih lengkap, berdurasi 11 menit 18 detik di akun YouTube So It Goes Coffeehouse pada tanggal yang sama.

Video di media sosial Twitter itu telah ditonton sebanyak lebih dari 10 ribu penayangan dan dibagikan sebanyak lebih dari 129 kali ke sesama pengguna Twitter serta menuai beragam komentar dari warganet.

“Aku tidak menangis, kamu yang menangis,” cuit akun @homancartnotes.

“Kami sangat menikmati cerita pengantar sebelum tidur yang kamu bacakan. Terlebih anak-anak. Kamu sangat bijak dan mengangumkan. Ketika pandemi ini berakhir, kami akan berkunjung ke kedaimu untuk beberapa roti pisang dan chai,” tulis kimballcustom pada kolom komentar di YouTube So It Goes Coffeehouse.

“Dunia akan menjadi tempat yang lebih baik dengan cerita seperti ini. Terima kasih atas ceritamu,” komentar Eric Brophy.

“Putriku dan aku sangat menyukai ceritamu dan ingin bertemu denganmu suatu hari. Terima kasih telah melakukan hal ini,” ungkap Nicole Weeks.

“Ini sangat mengagumkan,” tambah Bernadette Kapocias.



Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Museum Louvre Paris siap dibuka kembali awal Juli

Jakarta (ANTARA) - Pengelola Museum Louvre, Paris, Prancis berencana untuk membuka kembali pintunya pada tanggal 6 Juli menyusul langkah-langkah baru yang diumumkan oleh Perdana...

Recent Comments