8.5 C
New York
Rabu, April 1, 2020
Beranda Teknologi Gadget 5 Cara Yang Salah Saat Charge Smartphone

5 Cara Yang Salah Saat Charge Smartphone

Baterai merupakan salah satu komponen utama dalam smartphone. Dengan adanya baterai yang bagus, tentu kemampuan smartphone untuk menyala juga akan semakin lama. Sehingga kita tidak perlu melakukan pengecasan yang berulang ulang.

Beberapa smartphone keluaran terbaru, memang sudah memiliki kapasitas baterai yang besar. Namun meskipun memiliki kapasitas yang besar, kita juga perlu memperhatikan cara pemakaiannya agar baterai tersebut tidak mudah drop. Terlebih lagi jika kita adalah user yang suka bermain game, biasanya smartphone akan lebih cepat panas dan baterainya lebih mudah menggembung atau drop.

Berdasarkan beberapa kajian, saat ini masih banyak orang yang salah dalam melakukan charge smartphone. Berikut ini adalah beberapa kekeliruan terkait dengan cara charge smartphone.

1. Mengisi sampai full 100%

Hampir semua orang pasti pernah melakukan hal ini pada smartphone yang dimilikinya. Padahal cara ini justru akan menyebabkan kerusakan baterai karena pada saat daya 100% baterai akan beregenerasi dengan sangat tinggi. Efek yang ditimbulkan adalah kerusakan senyawa kimia Li-ion yang ada di dalam baterai tersebut sehingga semakin hari untuk mencapai 100% justru memerlukan waktu yang lebih lama.

Jadi jika anda menginkan baterai anda tetap awet dan tetap bisa fast charging, tentunya anda harus melakukan control pada saat melakukan charge. Jangan membiasakan melakukan charge sebelum tidur dan dibiarkan sampai besok saat bangun pagi. Hal inilah yang seringkali menjadi kesalahan kita dan membuat baterai smartphone kita menjadi tidak awet.

2. Mengisi pada saat sudah habis atau di bawah 10%

Kesalahan kedua ini juga seringkali dilakukan oleh kita semua. Padahal berdasarkan beberapa penelitian terkait keawetan baterai, baterai smartphone ini seharusnya diisi ketika berada di posisi 20-80%. Waktu tersebut adalah waktu yang tepat untuk mengisi daya baterai.

Jadi jika anda sering bepergian dan sering menggunakan smartphone sampai di bawah 20%, akan lebih baik jika anda membeli powerbank untuk mengisi daya baterai saat anda di perjalanan. Sangat disarankan pada saat mendekati 20% baterai sudah dicharge menggunakan powerbank, baru nanti jika sudh sampai rumah baterai dicharge ulang menggunakan daya listrik rumah.

3. Mengisi kapan saja tanpa melihat berapa persen daya baterai yang tersisa

Sebagaimana pada poin kedua, umumnya seseorang mengisi baterai pada saat dia memiliki akses stop kontak tanpa melihat berapa persen yang tersisa. Padahal kondisi yang terbaik untuk charge hp adalah pada saat baterai di antara 20% hingga 80%.

Kebiasaan ini bisa kita minimalkan dengan cara mengatur alarm pada saat baterai mendekati 20% atau ketika baterai sudah mencapai 80%. Pada beberapa smartphone sudah dilengkapi sistem warning, tinggal kita atur saja untuk memberikan pemberitahuan pada saat daya di bawah 20% atau di atas 80%.

4. Charge hp pada saat terbungkus case

Kesalahan keempat yang seringkali dilakukan adalah charge hp dengan kondisi case yang tidak dilepas. Hal ini adalah hal yang keliru karena dengan adanya case akan membuat efek panas yang disebabkan pengisian baterai menjadi tertahan di body baterai. Sehingga hal ini bisa menurunkan kapasitas baterai (menjadi soak) serta bisa merusak beberapa komponen dalam hp itu sendiri. Jadi, sangat disarankan pada saat charge baterai dalam kondisi di luar softcase agar tidak cepat panas.

5. Charge smartphone saat kondisi layar menyala

Bagi beberapa orang, settingan default dari layar/home screen adalah akan off setelah menyala 30 detik atau 1 menit. Namun pada beberapa orang, dia akan mengubah settingan menjadi layar akan selalu menyala, dan baru akan off jika ditekan tombol off layar yang ada di samping smartphone.

Jika anda sudah mengubah settingan default menjadi selalu menyala, tentunya pada saat anda melakukan charge akan sering lupa mematikan layar terlebih dahulu. Hal ini akan menyebabkan baterai lebih cepat panas dan akan menjadi tidak awet.

Selain 5 cara di atas, ada juga hal lain yang sebenarnya tidak boleh dilakukan saat charge smartphone. Yakni menggunakan aplikasi yang menyedot daya lebih dari kemampuan pengisian. Misalnya adalah memainkan game yang berat pada saat melakukan charge hp.

Demikian informasi dari saya mengenai 5 cara yang salah saat charge smartphone. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments